Fenomena hujan meteor Perseid kembali menghiasi langit Bumi pada Agustus 2026.
Peneliti astronomi sekaligus anggota Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), Marufin Sudibyo, menjelaskan bahwa Perseid merupakan hujan meteor periodik yang terjadi setiap tahun ketika Bumi melintasi jejak debu yang ditinggalkan Komet Swift-Tuttle.
Tahun ini, puncak hujan meteor diperkirakan terjadi pada 12 Agustus 2026 dengan intensitas yang dapat mencapai sekitar 100 meteor per jam pada kondisi maksimum.
Masyarakat di seluruh Indonesia berpeluang menyaksikan fenomena tersebut mulai tengah malam hingga menjelang subuh.
Pengamatan tidak memerlukan teleskop maupun binokular karena mata telanjang justru lebih efektif untuk melihat meteor.
Agar hasil pengamatan lebih optimal, masyarakat disarankan memilih lokasi yang minim polusi cahaya dan memastikan kondisi langit cerah saat puncak hujan meteor berlangsung.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi Narator: Novyana Nurmita Dewi Video Editor: Novyana Nurmita Dewi Produser: Novyana Nurmita Dewi