Perang Amerika Serikat di Iran dianggap gagal. Padahal biaya yang digelontorkan dalam perang ini menguras sekitar 37,5 miliar dollar AS (Rp 672 triliun).
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dicecar para senator dalam sidang Senat pada 21 Juli 2026 lalu, yang mengkritik soal besarnya biaya perang yang dihabiskan Pentagon. Bahkan, hanya dalam enam hari pertama operasi, militer Amerika sudah menghabiskan 11,3 miliar dollar (Rp 203,1 triliun).
Perang Amerika di Iran juga memakan korban jiwa, baik di pihak AS maupun Iran. Sebanyak 18 tentara AS tewas, sedangkan di Iran, ribuan prajurit dan warga sipil, tewas akibat serangan AS. Termasuk lebih dari 160 siswi di sekolah dasar Minab, tewas oleh serangan rudal Amerika, pada 28 Februari lalu.
Namun, hingga saat ini, target AS dalam perang, yakni menghancurkan program nuklir Iran, nyatanya belum menghasilkan apa pun. Para Senator juga mempertanyakan klaim pemerintahan Donald Trump yang menyebut operasi militer berhasil, padahal AS dinilai belum mampu menghancurkan kapasitas nuklir Iran sebagai salah satu target utama perang.
Lantas, mengapa perang AS di Iran yang mahal ini dinilai gagal?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Angela Putri Defana
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Demon - JVNA
#Global #Konflik #AmerikaSerikat #Iran #PerangIran #PerangASVsIran #ASIran