Amerika Serikat kembali menggempur Iran untuk malam ke-13 berturut-turut. Komando Pusat AS atau CENTCOM merilis rekaman serangan pada Kamis (23/7/2026) sekaligus mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mengganggu pelayaran di Selat Hormuz.
Menyusul aksi serangan tersebut, di sela-sela Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN di Filipina pada Kamis (23/7/26), Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan Iran bahwa Trump akan merespons setiap tindakan agresi Iran dengan serangan yang lebih besar.
Rubio juga mengatakan kebijakan Trump adalah "kepala dibalas mata". Komitmen tersebut ditujukan untuk merespons pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang sebelumnya menyatakan bahwa kini kebijakan Teheran adalah "mata dibalas mata".
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti Narator: Afifah Rismayanti Video Editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan