Yordania saat ini terjebak sebagai sasaran empuk dalam eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat, yang berpuncak pada serangan rudal di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti hingga menewaskan tiga tentara AS.
Di tengah gempuran tersebut, Amman memilih untuk mempertahankan kerja sama militer jangka panjang dan tidak melakukan pembatasan terhadap kehadiran pasukan AS, meskipun hal ini mengundang risiko keamanan yang besar serta memicu kerugian ekonomi domestik yang parah.
Ketergantungan mutlak ini didorong oleh kondisi Yordania yang secara geografis rapuh, minim sumber daya alam, serta sangat bergantung pada bantuan finansial dan militer tahunan dari Washington senilai miliaran dolar untuk menopang ekonominya yang dililit pengunduran diri dan utang tinggi.
Terjepit di antara ukuran negaranya yang kecil, utang publik yang menyentuh angka 83,6 persen dari PDB, serta tipisnya bantalan fiskal, kerajaan tersebut tidak memiliki pilihan selain tetap menjadi sekutu strategis AS meski harus menanggung hantaman rudal dari Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Mochamad Sadheli (Marvel)
Music: Cavalry - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #ASvsIran #perangASvsIran #yordania