Menuju Indonesia Emas 2045, perubahan demografi menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan. Data BPS menunjukkan bahwa penduduk berusia 60 tahun ke atas kini mencapai 11,97ri total populasi, sementara angka kelahiran terus menurun.
Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, yang memiliki latar belakang sebagai ekonom dan pakar demografi, memandang data kependudukan sebagai kompas untuk memahami berbagai perubahan sosial dan ekonomi yang sedang berlangsung di Indonesia.
Perubahan struktur penduduk menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang perlu dipahami sejak sekarang. Fenomena desa yang ditinggalkan generasi muda, sekolah yang kekurangan murid baru, meningkatnya jumlah lansia, hingga berkembangnya gig economy menjadi sinyal bahwa wajah Indonesia sedang berubah. Melalui data dan perspektif demografi, pembahasan ini mengurai bagaimana perubahan tersebut akan memengaruhi kebijakan publik, pembangunan nasional, dan kesiapan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Bagaimana data yang disensus dapat membantu Indonesia memanfaatkan bonus demografi untuk memperbaiki kualitas kehidupan dapat tercapai?
Saksikan selengkapnya di Naratama Kompas.com !
#Naratama #AmirSodikin #BPS #SonnyHarryBudiutomoHarmadi #Kompascom
***
00:00 Intro
04:20 Desa sepi anak muda, SD kekurangan murid
07:33 The first baby boom era di Indonesia
08:42 Kenapa dulu SD dibangun di mana-mana ?
09:40 Program KB dan dampaknya untuk generasi 1990-an ke atas.
10:48 Angka kelahiran Indonesia turun terus. Kok bisa ?
15:55 Fenomena orang menikah di usia matang dan childfree
20:14 Aging population di Indonesia
27:59 Benarkah Indonesia menua sebelum kaya ?
33:13 Sensus Ekonomi 2026 bukan buat pajak
54:33 Job paradox : ekonomi tumbuh, tapi pekerjaan tidak membaik
***
Eksekutif Produser: Oky Ivans
Produser: Rima Rismania
Asisten Produser: Dian Erika
Penata Kamera: Antonius Aditya Mahendra, M Dicky Ardhian, Putri Dewi Nawang Wulan
Penyunting Gambar: Bagus Wahyudi