KOMPAS.TV – Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto menyatakan dukungannya terhadap sayembara yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal. Menurut Pipit Rismanto, sayembara tersebut bukan untuk menggantikan tugas kepolisian, melainkan menjadi dorongan agar masyarakat lebih peduli dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dukungan itu disampaikan di tengah meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi begal di sejumlah wilayah Jawa Barat. Di Kota Bandung, seorang perempuan bernama Hana Claudia mengaku sampai memesan tiga pengemudi ojek online untuk mengawalnya pulang ke rumah karena khawatir menjadi korban begal.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan para pengemudi ojek online. Sejumlah pengemudi mengaku memilih tidak mengambil pesanan apabila tujuan penumpang berada di kawasan yang dianggap rawan begal atau sepi.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara dengan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal. Dedi menegaskan syaratnya, pelaku harus ditangkap dalam keadaan hidup dan tidak mengalami penganiayaan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap sayembara ini dapat membantu menekan angka kriminalitas sekaligus menghidupkan kembali semangat ronda dan siskamling di lingkungan masyarakat.
#DediMulyadi #PipitRismanto #JawaBarat #Bandung #Begal #Siskamling
Baca Juga Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp50 juta untuk Tangkap Copet hingga Begal, Ini Syaratnya di https://www.kompas.tv/regional/681989/gubernur-dedi-mulyadi-gelar-sayembara-rp50-juta-untuk-tangkap-copet-hingga-begal-ini-syaratnya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/682141/dedi-mulyadi-gelar-sayembara-tangkap-begal-tangkap-tapi-jangan-sampai-babak-belur