Amerika Serikat dan Arab Saudi resmi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil yang disebut sebagai "perjanjian bersejarah".
Kesepakatan ini membuka peluang perusahaan AS terlibat dalam pengembangan energi nuklir Arab Saudi dan diklaim tetap mengedepankan standar keselamatan serta nonproliferasi.
Namun, laporan media menyebut Arab Saudi berpotensi diizinkan memperkaya uranium di dalam negeri. Langkah ini memicu kekhawatiran sejumlah pakar karena teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko