Eskalasi konflik di kawasan Teluk kembali meningkat, setelah kelompok Houthi Yaman mengeklaim telah menembak dua tanker Arab Saudi. Klaim ini muncul di tengah Amerika Serikat dan Iran yang saling berbalas serangan. Serangan baru Houthi ini pun membuat harga minyak mentah di bursa berjangka Brent kembali naik ke angka 95 dolar AS per barel, sebelum kembali turun ke angka 94 dolar AS per barel.
Houthi mengaku menembakkan sejumlah rudal balistik dan rudal jelajah untuk menyerang tanker MV Encelia dan MV Layla. Serangan itu dilakukan dengan alasan kedua tanker tersebut melanggar blokade yang mereka terapkan di Bab el Mandeb, selat mulut Laut Merah, di selatan Terusan Suez.
Sementara, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman akan menghancurkan jembatan atau pembangkit listrik Iran. Ancaman ini dilakukan apabila Iran kembali menyerang kapal-kapal niaga yang berlayar di Selat Hormuz. Namun, ancaman itu justru membuat aliansi Iran-Houthi mengeras. Lantas, akankah perang akan meluas?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Mau tau gimana rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0
Penulis: Iwan Santosa
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
Musik: Deep Space Sector 9 - Ezra Lipp
#Global #Perang ##cclabs ##DailyNews #KonflikTimurTengah #HouthiYaman #DonaldTrump #PerangIran