Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengancam akan menghancurkan jembatan atau pembangkit listrik Iran jika Teheran menyerang kapal di Selat Hormuz. Ancaman ini langsung mendapat respons keras dari Iran. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur Iran akan dibalas dengan tegas dan berpotensi memperluas perang.
Di tengah eskalasi tersebut, Amerika Serikat disebut siap meningkatkan serangan dan mengerahkan pesawat pembom berat untuk menyerang target di Iran. Salah satu lokasi yang disebut berpotensi menjadi sasaran adalah Gunung Pickaxe di wilayah Natanz yang diduga terkait fasilitas nuklir Iran. Jika serangan ini benar-benar dilakukan, konflik AS dan Iran dikhawatirkan memasuki babak baru dengan risiko serangan balasan yang semakin luas di kawasan Timur Tengah.