:

Tak Ada Jembatan, Siswa Desa Santan Ulu Kaltim Seberangi Sungai dengan Kereta Gantung

3 minggu lalu

KOMPAS.TV - Siswa Desa Santan Ulu di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, harus bertaruh nyawa pergi ke sekolah dengan menyeberangi sungai menggunakan kereta gantung kayu.

Kereta gantung kayu digunakan karena tidak ada jembatan yang menghubungkan sungai yang banyak buayanya.

Sejumlah siswa di Desa Santan Ulu harus menyeberangi sungai sepanjang 45 meter dengan cara menarik tali kereta gantung kayu.

Meski berisiko tinggi, tidak ada pilihan lain karena kereta gantung kayu ini menjadi akses paling dekat bagi para siswa untuk berangkat dan pulang sekolah.

Saat hujan, risiko tinggi membayangi para siswa ketika berangkat ke sekolah. Para guru memberikan toleransi waktu jika siswa terlambat tiba di sekolah.

Kereta gantung yang dibangun secara swadaya oleh warga ini sudah digunakan selama enam tahun.

Warga dan para siswa berharap pemerintah segera membangun jembatan agar akses bersekolah mereka menjadi lebih aman.

#jembatan #kalimantan #keretagantung

Baca Juga 2 Tahun Belum Diperbaiki, Gubernur Pramono: Perbaikan SD Rusak Jadi Prioritas | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/681818/2-tahun-belum-diperbaiki-gubernur-pramono-perbaikan-sd-rusak-jadi-prioritas-sapa-malam

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681819/tak-ada-jembatan-siswa-desa-santan-ulu-kaltim-seberangi-sungai-dengan-kereta-gantung

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke