Presiden Donald Trump tampak keliru soal kemampuan rudal Iran. Trump pada akhir Juni menyebut rudal Iran sudah menipis, tapi klaim sepihak itu nyatanya mampu memporak-porandakan pangkalan militer AS di Yordania, sehingga menewaskan tiga prajurit, dan 100 lainnya terluka.
Para pejabat gedung putih bahkan dibuat bingung mengapa rudal Iran kian mematikan dalam fase lanjutan perang kali ini? Sejumlah analis dari Wall Street Journal, The Guardian, hingga lembaga pertahanan internasional menilai Iran justru berhasil mempertahankan bahkan memulihkan sebagian kemampuan militernya.
Laporan tersebut mengungkap bagaimana Iran kembali mengaktifkan pangkalan rudal bawah tanah, mempertahankan sistem persenjataan seperti Kheibar Shekan, Fattah, hingga drone Shahed sebagai ancaman utama, serta memanfaatkan masa gencatan senjata untuk mempercepat pemulihan fasilitas strategis.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #RudalIran #DroneIran #Iran #TrumpIran #PerangIran
Music: Inception - Aakash Gandhi