Amerika Serikat siap turun tangan menangani Houthi Yaman yang kini kembali memblokade Laut Merah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan di Gedung Putih, Selasa (21/7/2026), pasukannya siap turun tangan jika Houthi memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal komersial Arab Saudi di Laut Merah.
Sebelumnya, Houthi mengumumkan akan memberlakukan embargo maritim terhadap Arab Saudi di Laut Merah, Senin (20/7/2026). Kelompok yang didukung Iran itu juga menegaskan larangan yang berlaku segera itu sejalan dengan prinsipnya, "mata dibalas mata".
Sejumlah kapal tanker dilaporkan memilih putar balik usai Houthi Yaman mengancam akan menyerang apabila kapal merapat di pelabuhan Riyadh. Laut Merah adalah jalur pelayaran vital, setelah Selat Hormuz.
Pada Maret dan Mei 2025, Amerika melancarkan serangan besar-besaran terhadap Houthi di Yaman sebagai respons atas blokade Laut Merah dan Teluk Aden. Apabila AS kembali meladeni Houthi, maka gencatan senjata akan kembali runtuh.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Cavalry - Aakash Gandhi
#Global #Perang #Houthi #AmerikaSerikat #DonaldTrump #LautMerah #ArabSaudi #TimurTengah