KOMPAS.TV - Konflik AS dan Iran semakin memanas dan berisiko meluas setelah upaya damai tak kunjung tercapai.
Iran menyebut saat ini Teheran tengah memasuki fase perang skala penuh dengan Amerika Serikat.
Bara konflik AS-Iran semakin memanas. Belum ada kata sepakat. AS-Iran saling menabuh genderang perang.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, bahkan mengumumkan perang total skala penuh dengan AS.
Iran menyerang sejumlah aset Amerika Serikat di negara-negara sekutunya seperti Bahrain, Yordania dan Suriah.
"Kenyataannya adalah hari ini Republik Islam Iran tengah terlibat perang skala penuh." Ucap Pezeshkian kepada The Straits Times yang kami kutip dari Kompas.com.
Pernyataan ini menjadi sinyal terbaru konflik AS-Iran semakin terbuka, seiring meningkatnya operasi militer kedua negara.
AS mengklaim serangan bertubi-tubi ke Teheran sebagai balasan atas tewasnya 3 tentara AS di tangan Iran.
Pernyataan perang skala penuh dengan AS ini pertama kalinya disampaikan Iran sejak gencatan senjata AS-Iran, 8 April lalu.
Konflik yang makin sengit berisiko meluas jika upaya damai tak kunjung tercapai.
Pertama kalinya usai gencatan senjata April lalu, Iran nyatakan kini terlibat perang skala penuh dengan AS.
Kita akan bahas bersama Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Aisha Kusumasomantri.
Baca Juga IRGC Rilis Rekaman Serangan Rudal Iran ke Fasilitas Militer AS di Timur Tengah | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/681668/irgc-rilis-rekaman-serangan-rudal-iran-ke-fasilitas-militer-as-di-timur-tengah-kompas-malam
#iran #amerika #perang
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/681670/full-analisis-peneliti-senior-isi-soal-eskalasi-iran-as-berujung-perang-terbuka-kompas-malam