Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah.
Salah satu daerah yang terdampak adalah Desa Sukasari, Kecamatan Serangbaru. Ratusan warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur-sumur yang mengering.
Sedikitnya 150 kepala keluarga (KK) di Desa Sukasari terdampak kekeringan. Warga terpaksa mencari sumber air hingga sejauh satu kilometer dari rumah mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut memaksa sebagian warga membeli air bersih karena pasokan air tanah tidak lagi mencukupi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah mengerahkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.
Namun, seiring meluasnya dampak kekeringan, jumlah warga yang membutuhkan bantuan terus bertambah.
Selain berdampak pada permukiman, sebagian lahan pertanian di Desa Sukasari juga mulai mengalami kekeringan, meski masih ada petani yang tetap melanjutkan aktivitas bercocok tanam.