:

Motor Listrik Murni Buatan Indonesia Dinilai Belum Realistis

6 jam lalu

Wacana peluncuran sepeda motor listrik nasional kembali memunculkan pertanyaan besar: apakah Indonesia sudah mampu membuat motor listrik sendiri dari nol tanpa bergantung pada komponen impor? Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menilai secara ilmiah dan struktural hal tersebut belum realistis untuk diwujudkan dalam jangka pendek. Menurut dia, tantangan terbesar bukan pada pembuatan rangka atau perakitan kendaraan, melainkan pada industri komponen inti motor listrik yang hingga kini belum dimiliki Indonesia secara lengkap. Martin menjelaskan, Indonesia belum memiliki produksi sel baterai format roda dua dalam skala komersial. Selain itu, Indonesia juga belum memproduksi magnet permanen berbasis tanah jarang yang digunakan pada motor penggerak listrik. Kendala lain adalah belum adanya fasilitas fabrikasi semikonduktor daya untuk memproduksi controller motor listrik di dalam negeri. Tanpa tiga komponen strategis tersebut, pengembangan motor listrik murni buatan Indonesia akan sangat sulit dilakukan tanpa ketergantungan pada pemasok luar negeri.

Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :

- https://youtu.be/KZyzOrYc8fc

- https://youtu.be/1CsFB4-ItYw

- https://youtu.be/PbOQ7DoKM-8

Kompas.com

PT. Kompas Cyber Media

Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5

Jl. Palmerah Selatan No 22-28

Jakarta 10270, Indonesia

You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/

Follow our social media:

Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/

Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/

Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?

Videographer : Carolus Dori

Video Editor : Carolus Dori

Penulis : Dio Dananjaya

Editor : Azwar Ferdian

#BreakingNews #News #Prabowo #Pemerintah #PresidenPrabowo #MotorListrik #MotorNasional #MotorListrikNasional #PeluncuranMotorListrikNasional #MotorIndonesia #Otomotif #Kompascom #JernihkanHarapan #JernihMelihatDunia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke