:

Serangan Udara AS ke Iran Selama 10 Malam Berturut-turut, Iran Balas Gempur Pangkalan Armada AS

1 minggu lalu

KOMPAS.TV - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara yang menargetkan sejumlah lokasi di Iran.

Serangan tersebut terjadi setelah Iran menyerang sebuah kapal tanker di Selat Hormuz pada Selasa (21/7/2026) dini hari, yang memaksa awak kapal untuk meninggalkan kapal mereka.

Serangkaian serangan udara AS selama 10 malam berturut-turut tidak membuat Teheran melonggarkan cengkeramannya atas Selat Hormuz.

Sementara itu, Iran merilis rekaman yang memperlihatkan peluncuran rudal ke arah posisi militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Aksi ini sebagai balasan atas serangan AS yang menghantam sebuah kota di barat laut Iran, yang diyakini sebagai lokasi pangkalan rudal bawah tanah.

Militer Yordania mengklaim menembak jatuh tiga rudal balistik Iran di atas Kota Zarqa.

Serangan-serangan ini menandai kembali memanasnya konflik antara Washington dan Teheran.

Pasukan AS telah melancarkan serangkaian serangan di wilayah Iran, sementara Teheran menembakkan rudal dan drone ke arah situs-situs militer yang terkait dengan AS di Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio menegaskan Washington tetap membuka jalur diplomasi dengan Iran di tengah eskalasi militer.

Namun, ia memperingatkan, jika jalur diplomasi gagal, situasi tidak akan menguntungkan bagi Teheran.

Rubio juga menuduh Iran berupaya menjadikan Selat Hormuz sebagai alat tawar-menawar di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan saat Iran sedang terlibat dalam perang skala penuh. Pernyataan ini kami kutip dari media The Straits Times.

Presiden Iran, Masoud bilang Iran sudah menyerang sejumlah aset Amerika Serikat di negara-negara sekutunya seperti Bahrain, Yordania dan Suriah.

Baca Juga [FULL] Perang AS-Iran Tidak Kunjung Usai, Siapa Diuntungkan? Ini Kata Pengamat | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/681463/full-perang-as-iran-tidak-kunjung-usai-siapa-diuntungkan-ini-kata-pengamat-sapa-pagi

#iran #amerika #perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/681623/serangan-udara-as-ke-iran-selama-10-malam-berturut-turut-iran-balas-gempur-pangkalan-armada-as

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke