KOMPAS.TV - Data yang menjadi aset utama bisa memiliki nilai ekonomi, politik, dan keamanan yang sangat tinggi.
Ancaman siber yang kian nyata masih terus dikhawatirkan oleh masyarakat luas. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara, serangan siber di Indonesia meningkat 200 persen dalam tiga tahun terakhir.
Jenisnya pun beragam, mulai dari phishing, malware, ransomware, hingga kebocoran data yang semakin canggih.
Sejumlah masyarakat mengatakan kekhawatiran yang cukup besar karena penggunaan komunikasi digital yang tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari.