:

Super El Nino Diduga Tekan Jumlah Badai Atlantik, Awal Musim 2026 Jadi yang Paling Tenang

17 jam lalu

Musim badai Atlantik 2026 menunjukkan kondisi yang tidak biasa. Hingga pertengahan musim, aktivitas badai tercatat jauh lebih rendah dibandingkan pola historis, sehingga menarik perhatian para ahli meteorologi.

Sejauh ini, musim badai baru menghasilkan satu badai tropis yang berumur pendek. Kondisi tersebut menjadikan awal musim badai tahun ini sebagai salah satu yang paling tenang dalam lebih dari satu dekade.

Para ilmuwan kini menyoroti fenomena El Nino sebagai faktor utama yang diduga berperan menekan pembentukan badai di kawasan Atlantik.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Inten Esti Pratiwi
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis
Video Editor: Wiyudha Betha Dinaragis
Produser: Wiyudha Betha Dinaragis

#Peristiwa #Viral ##cclabs ##DailyNews #BMKG #SuperElnino #Elnino #BadaiAtlantik #CuacaIndonesia #IklimIndonesia

Music: Science Montage - Jeremy Blake

=====================================
Sempat bekerja dengan kondisi finansial yang mapan di Brunei Darussalam, Nurul Fitri Hidayati memilih pulang ke Indonesia untuk menjalani hidup yang lebih mandiri. Apa alasannya? Simak video berikut!

https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s
======================================

Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/07/19/183000365/super-el-nino-yang-ditakuti-dunia-justru-diduga-menekan-jumlah-badai?page=all#page2

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke