JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (20/7/2026).
“Saya masuk kabinet sebelum ini, kabinetnya Presiden Joko Widodo. Saya mengikuti, tapi saya belum menguasai angka-angka. Saya sendiri anggota kabinet, saya mengira bahwa jumlah BUMN itu berkisar di antara 300 sampai 350,” ujar Presiden Prabowo.
“Saya kaget waktu saya jadi presiden, saya diberi laporan BUMN itu jumlahnya 1.077 dan ini harus kita cek lagi. Ada BUMN yang bikin anak perusahaan, dia bikin lagi cucu perusahaan, dia bikin lagi cicit perusahaan,” lanjutnya.
Presiden Prabowo juga membeberkan upaya dan antara lain untuk memangkas jumlah perusahaan di BUMN.
Baca Juga [FULL] Berapi-api! Arahan Presiden Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Program Pemerintah di https://www.kompas.tv/nasional/681412/full-berapi-api-arahan-presiden-prabowo-di-sidang-kabinet-paripurna-evaluasi-program-pemerintah
#breakingnews #prabowo #sidangkabinet
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/681413/presiden-prabowo-ngaku-kaget-usai-gantikan-jokowi-hingga-soroti-jumlah-bumn