Presiden Amerika Serikat Donald Trump murka dua tentara tewas saat Iran menyerang pangkalan militer di Yordania, Minggu (19/7/2026). Satu tentara AS lainnya tewas di Irak utara, saat amunisi pada drone Iran meledak ketika sedang berusaha dijinakkan.
Trump menyebut ketiga tentaranya yang tewas itu telah berjuang di garis depan untuk memastikan agar Iran tak memiliki senjata nuklir. Ia mengatakan bahwa militer AS kembali meluncurkan serangan yang lebih keras terhadap Iran, pada Minggu (19/7/2026).
Menurut Trump serangan balasan yang lebih keras terhadap Iran itu merupakan bentuk penghormatan untuk para tentara Amerika yang tewas. Pernyataan tersebut disampaikan Trump di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati Narator: Vina Muthi Ambarwati Video Editor: Vina Muthi Ambarwati Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas