JAKARTA, KOMPASTV - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia Ray Rangkuti meminta Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendalami isu dugaan adanya "adu kuat godfather" yang berkembang di tengah publik.
Ray menilai penanganan perkara tersebut tidak hanya dapat dilihat dari aspek hukum, tetapi juga perlu dicermati dari sisi sosiologis dan politik.
"Kalau Anda sebut tadi misalnya ada enggak bobot politiknya? Saya sih melihat bobot politiknya gede banget. Tapi untuk memastikan bahwa ada persoalan politik di sini, kita minta Bung Sahroni untuk segera memanggil Kapolri, Kejaksaan, kalau perlu Menteri Hukum," kata Ray dalam sebuah diskusi, Sabtu (19/7).
Ia menambahkan, apabila dari hasil pendalaman ditemukan adanya persoalan politik yang besar, DPR juga memiliki kewenangan untuk meminta penjelasan langsung dari Presiden.
"Kalau memang dianggap ada persoalan politik besar di dalam sehingga terjadi carut-marut politik ini, saya kira anggota DPR punya hak untuk memanggil Presiden," ujarnya.
Menurut Sahroni, isu mengenai "adu kuat godfather" memang berkembang di tengah masyarakat. Namun, ia meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan dan tetap mengedepankan pengawasan terhadap proses hukum.
"Kalau ngomong masalah adu kuat memang beredar di mana-mana. Tapi kita harap dalam proses penegakan hukum ini kita abaikan dulu urusan godfather. Yang penting bagaimana kita mengawasi proses ini jangan sampai kita terlena dan lengah," kata Sahroni.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila Randita
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/681300/ray-rangkuti-minta-sahroni-dalami-isu-godfather-sebut-dpr-bisa-panggil-presiden