KEPULAUAN SELAYAR, KOMPAS.TV - Hingga Minggu (19/7/2026) siang, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap 20 korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Memasuki hari kelima, 20 orang penumpang KM Nurul Salsa masih dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan kini menambah armada pencarian, di antaranya KRI Marlin-877, KRI Hiu-634, dan KN SAR Kamajaya-104.
Selain armada laut, pencarian korban juga dilakukan dengan mengerahkan pesawat Boeing milik TNI AU untuk memantau keberadaan korban dari udara.
Proses pencarian diperluas hingga 1.305 nautical mile. Dari total 78 penumpang, 57 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 20 lainnya masih dinyatakan hilang.
Sebelumnya, Kapal Motor Nurul Salsa mengangkut sedikitnya 78 orang, termasuk anak buah kapal.
Kapal tersebut tenggelam di perairan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 15 Juli lalu.
Kapal diduga mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan usai berlayar dari Pelabuhan Pulau Jampea menuju Pelabuhan Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Juga Saluran Air di Surabaya Mendadak Mengeluarkan Api, Dugaan Kebocoran Pipa Gas Diselidiki | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/681268/saluran-air-di-surabaya-mendadak-mengeluarkan-api-dugaan-kebocoran-pipa-gas-diselidiki-sapa-malam
#kapaltenggelam #timsar #kmnurulsalsa #korban
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/681276/20-korban-km-nurul-salsa-belum-ditemukan-tim-sar-tambah-armada-dan-perluas-lokasi-pencarian