KOMPAS.TV - Seorang sopir truk ditangkap polisi setelah diduga menikam sesama sopir truk saat mengantre BBM di sebuah SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu siang.
Peristiwa bermula ketika pelaku, Hendra (31), sedang mengantre untuk mengisi solar di SPBU. Polisi menyebut korban, Aswandi (30), diduga memotong antrean dengan menyalip kendaraan pelaku. Situasi kemudian memicu cekcok mulut di antara keduanya.
Tak lama berselang, pelaku diduga mengeluarkan badik dan menikam korban sebanyak dua kali di bagian dada sebelah kanan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pelaku berhasil diamankan petugas dan dibawa ke Mapolsek Tamalanrea untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut sebagai barang bukti.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Polisi menjerat pelaku dengan pasal tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
#Makassar #SPBU #Penganiayaan #SopirTruk #SulawesiSelatan
Baca Juga Tolak Beri Solar, ABK Kapal Diduga Dianiaya Komplotan Preman di Sungai Mahakam | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/681094/tolak-beri-solar-abk-kapal-diduga-dianiaya-komplotan-preman-di-sungai-mahakam-borgol
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/681267/hanya-karena-antrean-solar-sopir-truk-diduga-tikam-sesama-pengemudi-di-spbu-sapa-malam