Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke Iran pada Sabtu (18/7/2026), menandai malam kedelapan berturut-turut operasi militernya. Menurut Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), serangan tersebut bertujuan membalas serangan rudal Iran yang menewaskan dua prajurit AS di Yordania serta melemahkan kemampuan Teheran mengancam pelayaran di Selat Hormuz. Sejak konflik kembali memanas, sedikitnya 16 personel militer AS dilaporkan tewas dan lebih dari 430 lainnya terluka.
Di sisi lain, Iran menegaskan tidak akan tinggal diam. Melalui pernyataan yang dikaitkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, Teheran memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menerima "pelajaran yang tak terlupakan" jika terus meningkatkan konflik. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi juga mengumumkan penangguhan komitmen Iran terhadap nota kesepahaman dengan Washington, sementara serangan dan ketegangan di kawasan Teluk terus meningkat, memicu kekhawatiran perang yang semakin meluas.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penasaran seperti apa rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Breaking Signal (Generated AI)
#Global #Perang ##cclabs #ASSerangIran #SeranganBalasanIran