:

Musim Kemarau 2026 Lebih Kering, BMKG Prediksi Embun Upas di Dieng Lebih Sering Terjadi

4 jam lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena embun beku atau embun upas di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berpotensi lebih sering terjadi selama musim kemarau 2026.

Kondisi ini dipengaruhi musim kemarau yang diprakirakan lebih kering dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Guruh Tjiptanto mengatakan, peluang munculnya embun upas akan semakin besar seiring mengeringnya kondisi musim kemarau.

Bahkan, puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung Agustus hingga September 2026 diprediksi menjadi periode dengan potensi kemunculan embun upas yang lebih tinggi.

Guruh menjelaskan musim kemarau 2026 diprakirakan memiliki karakteristik yang hampir sama dengan musim kemarau 2023, ketika fenomena embun upas juga sempat muncul di kawasan Dieng.

Guruh juga meluruskan anggapan yang selama ini berkembang mengenai suhu nol derajat Celsius atau bahkan minus saat embun upas terjadi.

Menurutnya, angka tersebut bukan merupakan suhu udara, melainkan suhu minimum permukaan rumput yang diukur menggunakan termometer khusus.

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke