JAKARTA, KOMPASTV - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengungkapkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah turun tangan meredam konflik antara KPK dan Polri saat penanganan kasus Simulator SIM yang dikenal sebagai "Cicak versus Buaya".
Abraham menceritakan, saat itu dirinya diundang ke Istana bersama Kapolri Timur Pradopo dan Jaksa Agung setelah terjadi kegaduhan terkait penanganan perkara tersebut.
"Pak Sudi Silalahi menelepon saya. 'Pak Abraham, ini kan sudah terjadi kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, Cicak versus Buaya. Apa Pak Abraham tidak keberatan kalau kita undang ke Istana untuk rapat dengan Kapolri Pak Timur Pradopo dan Presiden SBY?'" cerita Abraham saat dialog di Bola Liar, Jumat (17/7/2026).
Menurut Abraham, rapat berlangsung selama berjam-jam hingga waktu Magrib. Di akhir rapat, SBY memberikan arahan agar penanganan perkara diserahkan sepenuhnya kepada KPK.
"Pak SBY bilang, 'Pak Kapolri, mungkin sebaiknya kasus simulator yang melibatkan dua jenderal polisi itu diserahkan sepenuhnya kepada KPK.'"
Meski menceritakan pengalaman tersebut, Abraham menegaskan kasus yang sedang berkembang saat ini tidak bisa disamakan begitu saja dengan peristiwa yang pernah dialaminya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Rizaldi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/681169/abraham-samad-beberkan-peran-sby-akhiri-kisruh-cicak-vs-buaya