KOMPAS.TV - Militer Iran merilis rekaman peluncuran serangan drone yang diklaim menargetkan pusat dukungan militer Amerika Serikat di Kuwait.
Serangan drone ini jadi balasan atas serangan yang dijatuhkan Amerika Serikat ke fasilitas sipil di Iran.
Sayap Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam juga merilis rekaman serangan drone pada Jumat (17/7/2026) waktu setempat yang diklaim menghantam kapal tanker minyak yang dianggap musuh di Selat Hormuz.
Meski tanggal dan lokasi pasti rekaman tersebut belum bisa diverifikasi secara independen, Angkatan Laut Iran memberikan pernyataan tegas.
IRGC mengklaim kapal berbendera Thailand tersebut mencoba melintasi Selat Hormuz tanpa mengindahkan peringatan ataupun mengantongi izin dari IRGC, sehingga kapal tersebut diblokir dan langsung ditargetkan.