Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Langkap, Kabupaten Tebo, Jambi, mengaku menjadi korban penganiayaan setelah mengusir aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah desanya.
Korban menyebut sejumlah orang yang diduga merupakan keluarga penambang ilegal mendatangi rumahnya.
Dalam peristiwa tersebut, korban bersama istri dan anaknya mengaku turut menjadi sasaran penganiayaan.
Kasus ini telah ditangani Polres Tebo. Polisi masih menyelidiki dugaan penganiayaan tersebut.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV