JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Hukum dan HAM periode 2004–2007, Prof. Hamid Awaludin, menilai pengusutan kasus yang menyeret eks Jampidsus FA akan menjadi ujian bagi profesionalisme aparat penegak hukum.
Ia juga menyebut perkara ini menjadi salah satu ujian bagi Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi.
Prof. Hamid Awaludin mengatakan proses pengusutan perkara masih dapat berjalan apabila tim yang menangani kasus bekerja secara independen.
Namun saat ditanya apakah dirinya yakin perkara dapat berjalan tanpa intervensi maupun kepentingan tertentu, Prof. Hamid mengaku masih memiliki keraguan.
Menurutnya, keraguan itu muncul karena besarnya nilai uang yang menjadi sorotan dalam perkara tersebut. Prof. Hamid menilai besarnya nilai tersebut berpotensi melibatkan banyak kepentingan.
Ia menambahkan, secara logika perkara dengan nilai sebesar itu berpotensi berkaitan dengan pihak lain.
Menurut Prof. Hamid, pihak yang paling perlu mewaspadai konflik kepentingan justru berasal dari internal aparat penegak hukum sendiri. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai pekerjaan rumah besar dalam penegakan hukum.
Prof. Hamid juga menilai perkara ini menjadi ujian bagi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden perlu memastikan Kejaksaan Agung dapat bekerja secara profesional apabila perkara tidak diambil alih oleh KPK.
Prof. Hamid kemudian mengaitkan harapan tersebut dengan komitmen Presiden dalam pemberantasan korupsi.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/oxlXZ005WDM
#jampidsus #febrieadriansyah #korupsi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/681085/mantan-menkumham-kasus-eks-jampidsus-jadi-ujian-presiden-prabowo-rosi