Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menyebut pihaknya memiliki tunggakan belanja sebesar Rp1,6 triliun.
Agustina mengakui serapan anggaran oleh BGN pada tahun anggaran 2025 belum optimal.
Menurut Agustina tunggakan pembayaran untuk pihak ketiga nantinya akan diselesaikan melalui mekanisme Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2026.
Agustina menambahkan, realisasi belanja barang oleh BGN baru 66 persen dari alokasi Rp73 triliun.
Anggaran yang tidak terserap cukup besar karena BGN sempat mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp14 triliun.
Ia menyebut tambahan anggaran yang diajuan pihaknya akhirnya juga tidak terserap.