KOMPAS.TV – Puluhan siswa taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG setempat.
Sebanyak 29 anak dilaporkan mengalami gejala keracunan. Dari jumlah tersebut, 12 anak harus menjalani perawatan medis karena mengalami muntah, diare, demam tinggi, dan badan lemas. Tidak hanya siswa, sejumlah orang tua yang sempat mencicipi menu MBG juga dilaporkan mengalami gejala serupa.
Para korban mengaku makanan yang dikonsumsi tercium bau dan terasa agak basi meski telah dipanaskan sebelum disantap. Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Sementara itu, biaya pengobatan dan perawatan seluruh korban di rumah sakit digratiskan.
Pasca kejadian, Satgas Makan Bergizi Gratis Kabupaten Jember melakukan inspeksi mendadak ke dapur SPPG Karangsono. Hasil pemeriksaan menemukan sejumlah persoalan, di antaranya kondisi dapur yang dinilai kurang higienis, saluran sanitasi yang mampet, serta lokasi dapur yang berdekatan dengan kandang ayam. Tim juga menemukan izin instalasi pengolahan air limbah (IPAL) belum terbit.
Berdasarkan temuan tersebut, Satgas merekomendasikan penghentian sementara operasional dapur SPPG Karangsono hingga seluruh perbaikan dilakukan dan hasil uji laboratorium sampel makanan oleh Balai POM serta Dinas Kesehatan dinyatakan memenuhi ketentuan yang berlaku.
#MakanBergiziGratis #MBG #Jember #Keracunan #SPPG
Baca Juga Jubir BGN Agustina Ungkap Presiden Prabowo Minta Kajian Program MBG Tak Dilakukan Terburu-buru di https://www.kompas.tv/nasional/680913/jubir-bgn-agustina-ungkap-presiden-prabowo-minta-kajian-program-mbg-tak-dilakukan-terburu-buru
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/680963/terjadi-lagi-29-siswa-di-jember-diduga-keracunan-usai-menyantap-makan-bergizi-gratis-mbg-iu