Wacana pengerahan pasukan darat Amerika Serikat untuk menduduki pulau-pulau kecil di selatan Iran guna mengamankan Selat Hormuz kini kembali mencuat, meski mendapat respons skeptis. Meskipun secara teoritis AS memiliki keunggulan militer dan logistik untuk merebut pulau-pulau tersebut, para pakar menekankan bahwa biaya operasional, risiko kehilangan nyawa prajurit, dan potensi eskalasi konflik yang berkelanjutan membuat rencana ini sangat berisiko.
Perbedaan mentalitas antara militer kedua negara juga menjadi faktor penghambat utama dalam kalkulasi strategis Washington. Pasukan Iran didorong oleh narasi kemartiran yang kuat sebagai fondasi perlawanan, sementara militer AS beroperasi berdasarkan logika "perang pasca-heroik" yang sangat menghindari korban jiwa karena pertimbangan biaya pelatihan yang mahal dan dampak politik domestik yang merugikan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #iran #amerika #iranvsamerika