Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menargetkan distribusi BBM di sejumlah daerah yang mengalami kelangkaan kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan (16/07/2026).
BPH Migas bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mempercepat distribusi untuk mengatasi antrean di sejumlah SPBU.
Menurut BPH Migas, antrean terjadi akibat meningkatnya konsumsi BBM bersubsidi karena peralihan dari BBM nonsubsidi serta aksi panic buying. Konsumsi BBM bersubsidi di beberapa daerah disebut naik sekitar 10 hingga 15 persen.
BPH Migas mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena stok nasional dipastikan masih mencukupi.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV