Amerika Serikat kembali menggempur Iran pada Kamis, 16 Juli 2026, memasuki malam keenam serangan berturut-turut. Serangan kali ini menyasar bandara, jembatan, hingga wilayah sekitar Teheran dan Selat Hormuz. Menurut CENTCOM, operasi tersebut menargetkan pusat komando, sistem pertahanan udara, fasilitas rudal, drone, serta infrastruktur militer Iran. Di lain sisi, Presiden AS Donald Trump mengklaim negaranya telah meraih "kemenangan besar" dan mengancam akan memperluas serangan ke infrastruktur Iran jika Teheran tidak kembali berunding.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah negara sekutu AS seperti Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Yordania. Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, juru bicara militer Iran, menegaskan negaranya akan melawan sampai akhir dan menyebut Selat Hormuz sebagai "garis merah" yang tidak boleh dikuasai pihak asing.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penasaran seperti apa rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Breaking Signal (AI Generated)
#Global #Perang ##cclabs #ASSerangIran #SeranganBalasanIran