:

[FULL] Temuan Polres Siak soal Teka-Teki Kematian Dokter Residen di Semak Belukar

5 jam lalu

SIAK, KOMPAS.TV - Seorang dokter residen yang sedang menempuh pendidikan ditemukan meninggal dunia di semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian, tempatnya bekerja, di Kabupaten Siak, Riau.

Istri korban menangis histeris saat mengetahui suaminya ditemukan tidak bernyawa di semak belukar.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Barang-barang pribadi korban, seperti telepon seluler dan tas, juga masih utuh.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya petugas keamanan, sopir, serta pegawai rumah sakit yang pertama kali menemukan jenazah korban.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka berbentuk titik, pembengkakan pada tangan kiri, serta memar di bagian kepala akibat kekerasan benda tumpul. Sementara itu, sejumlah luka pada leher, dada, perut, punggung, dan lengan diduga terjadi setelah korban meninggal dunia.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan histopatologi dan toksikologi forensik untuk melengkapi penyelidikan serta mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab kematian dokter residen yang ditemukan di semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian, Siak, Riau, telah bergabung bersama kami Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais.

Baca Juga Terungkap! Motif Ancaman Teror Bom di SD Jagakarsa Dipicu Persoalan Biaya Seragam Sekolah | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/680866/terungkap-motif-ancaman-teror-bom-di-sd-jagakarsa-dipicu-persoalan-biaya-seragam-sekolah-berut

#dokterppds #dokterresiden #jenazah #siak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/680872/full-temuan-polres-siak-soal-teka-teki-kematian-dokter-residen-di-semak-belukar

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke