:

Pembeli Bahan Bakar Mengular, Wamen Esdm: Masalah Tekni Distribusi | SAPA MALAM

1 minggu lalu

KOMPAS.TV - Antrean pembelian bahan bakar minyak mengular di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bus dan truk mengantre hingga keluar SPBU berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis solar.

Mengularnya antrean truk dan bus di sejumlah SPBU di Makassar terus terjadi. Salah satunya di SPBU Bawakaraeng, Kota Makassar. Terlihat antrean hingga keluar SPBU.

Sopir bus dan truk mengaku harus mengantre bahkan sejak pagi. Mereka menyebut kesulitan mendapatkan solar di hampir semua SPBU di Kota Makassar.

Akibatnya, jadwal pengantaran barang mengalami keterlambatan lantaran harus mengantre lama di SPBU.

Antrean kendaraan untuk mengisi BBM masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara. Namun, antrean tidak sepadat beberapa hari terakhir.

Pihak Pertamina menyebut terus berupaya memperlancar distribusi BBM ke sejumlah wilayah di Sumatera Utara, antara lain dengan menambah bantuan mobil tangki dan awaknya. Pihak Pertamina mengimbau warga tidak panik soal ketersediaan BBM.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, menanggapi kelangkaan bahan bakar minyak hingga memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU berbagai daerah. Yuliot bilang, masalah distribusi BBM saat ini cenderung merupakan persoalan teknis, sementara stok BBM masih aman, bahkan lebih dari cukup.

#bbm #spbu #wamenesdm

Baca Juga Kasus Pembunuhan Perempuan di Indekos Denpasar, Polisi Tangkap Kekasih Korban | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/680843/kasus-pembunuhan-perempuan-di-indekos-denpasar-polisi-tangkap-kekasih-korban-sapa-malam

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/680844/pembeli-bahan-bakar-mengular-wamen-esdm-masalah-tekni-distribusi-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke