Di Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, para siswa harus menyeberangi Sungai Santan dengan kereta gantung sederhana setiap hari demi berangkat ke sekolah.
Mereka bahkan menghadapi ancaman buaya muara yang kerap muncul saat air sungai pasang.
Kereta gantung yang dibangun secara swadaya warga sejak 2020 itu jadi akses utama karena jalur darat harus memutar sekitar 8 km.
Hingga kini, warga masih berharap ada jembatan agar anak-anak tak lagi mempertaruhkan nyawa untuk pergi ke sekolah.
Video: Facebook/Arian
Penulis: Erik Alfian, Vachri Rinaldy Lutfipambudi
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Elizabeth Ayudya
` #Kalimantan #Sekolah #voice