SIAK, KOMPAS.TV - Fakultas Kedokteran Universitas Riau membenarkan dokter mahasiswa PPDS yang ditemukan tewas di semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau.
Korban merupakan mahasiswa semester tiga yang baru mulai menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis di Siak sejak 1 Juli 2026.
Pihak Universitas Riau menyatakan akan memberikan pendampingan hukum terkait kasus yang kini tengah diselidiki Satreskrim Polres Siak.
Polisi telah memeriksa 5 saksi dalam kasus kematian dokter residen yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis di samping RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau tempat korban bekerja.
Dua saksi yang diperiksa di antaranya dokter pembimbing korban. Polisi ingin mencocokkan antara keterangan para saksi dengan CCTV rumah sakit.
Untuk mengungkap penyebab kematian korban, Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto bilang tak ada tanda mencurigakan terkait perilaku korban.
Namun IDI meminta polisi menyelidiki beban kerja korban apakah melebihi kapasitasnya sebagai dokter mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau.
Selain memeriksa CCTV, saksi dan mengumpulkan barang-barang di tas korban, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk melengkapi penyelidikan dan mengungkap penyebab kematian korban.
Baca Juga Polisi Usut Kematian Dokter PPDS, Masih Tunggu Hasil Otopsi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/680817/polisi-usut-kematian-dokter-ppds-masih-tunggu-hasil-otopsi-sapa-malam
#dokter #doktertewas #ppds
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/680839/dokter-ppds-universitas-riau-ditemukan-tewas-polisi-periksa-5-saksi-dan-cctv-kompas-petang