KOMPAS.TV - Militer Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Amerika Serikat juga melancarkan gelombang serangan baru ke wilayah Iran.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat menyatakan telah melancarkan serangan selama hampir tujuh jam ke wilayah Iran pada Rabu (15/7/2026) pagi. Puluhan infrastruktur militer Iran menjadi target dalam serangan tersebut.
Militer Amerika Serikat menyebut saat ini sedikitnya terdapat 19 kapal perang Amerika Serikat yang berada di Laut Arab, termasuk dua kapal induk dan sebuah kapal serbu amfibi yang membawa lebih dari seribu personel marinir.
Selain itu, ratusan pesawat militer Amerika Serikat juga disiagakan untuk beroperasi di seluruh kawasan Timur Tengah.