:

AS Tersakiti akibat Taktik Iran, Lebih "Menyakitkan" dari Perang Afganistan-Irak

2 hari lalu

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kini dipandang sebagai potensi "perang abadi" baru yang melampaui trauma panjang di Irak dan Afghanistan. Berbeda dengan lawan-lawan sebelumnya, Iran terbukti lebih tangguh dan lihai dalam strategi, tidak hanya mengandalkan kekuatan militer tetapi juga menyandera jalur ekonomi global melalui blokade Selat Hormuz.

Kegagalan Presiden Trump dalam menerapkan strategi yang jelas di medan perang, ditambah dengan kekeliruan dalam mengantisipasi daya tahan Iran, membuat tujuan awal AS untuk meraih kemenangan cepat justru berbalik menjadi tantangan politik dan diplomatik yang sangat rumit.

Di balik aksi militer yang terus berlangsung, Amerika Serikat kini menghadapi krisis logistik yang serius akibat menipisnya stok amunisi utama, seperti rudal Tomahawk dan Patriot, yang telah terkuras secara signifikan dalam durasi konflik yang singkat. Ketergantungan pada senjata berteknologi tinggi yang sulit diproduksi dalam waktu cepat memaksa Pentagon untuk mempercepat laju industri pertahanan nasional.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty

Music: Future - Anno Domini Beats

#global #perang ##kompascomlab #Iran #AS #IranvsAmerika #TrumpIran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke