Di tengah dinamika politik dan sosial yang kian kompleks, kerinduan terhadap sosok Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kian terasa. Gus Dur bukan sekadar mantan presiden, melainkan guru yang jejaknya melintasi berbagai ranah kehidupan mulai dari seni, aktivisme, hingga kenegaraan.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengenang Gus Dur sebagai sosok pemberi kritik tajam namun penuh cinta. Menurutnya, kritik Gus Dur sering kali ditujukan langsung kepada pribadi-pribadi karena posisinya yang unik di mata publik.
"Saya kira banyak hal yang akan beliau sampaikan. Dan mungkin kritik yang paling tajam akan ditujukan kepada pribadi-pribadi. Karena beliau itu adalah Guru, dan semua orang ini adalah muridnya," ujar Gus Yahya kepada Kompas.com.
Meski dikenal dengan gaya bicara yang ceplas-ceplos dan terkadang terdengar keras, Gus Dur memiliki integritas dalam bertindak. Perwakilan Tokoh Muda NU sekaligus Direktur NU Online, Hamzah Sahal mengenang bagaimana karakter Gus Dur yang tegas namun tetap berpijak pada prinsip keadilan.
"Keras banget pada waktu itu, tapi tidak ada tindakan yang akan seperti itu (sewenang-wenang)," jelas Hamzah kepada Kompas.com.
Video Journalist: Siti Laela Malhikmah
Videografer: Antonius Aditya Mahendra, M Rizky Fauzan
Video Editor: Yulian Bayu Andita
Produser: Diamanty Meiliana
#Gusdur #AbdurrahmanWahid #Presiden #Politik #PBNU #Documentary #VJlab #indepthVJ