PADANG, KOMPAS.TV - Polda Sumatera Barat terus mendalami kasus ledakan bom rakitan di MAN 3 Padang.
Hingga kini, polisi telah memeriksa 7 orang saksi dan memastikan terduga pelaku tidak memiliki keterkaitan dengan jaringan terorisme mana pun.
Saksi yang diperiksa di antaranya guru, petugas keamanan sekolah, keluarga, serta terduga pelaku.
Selain memeriksa para saksi, Polda Sumatera Barat juga menyita 19 barang bukti berupa bahan dan alat peledak yang mudah terbakar. Polisi memastikan terduga pelaku masih berstatus sebagai anak yang berhadapan dengan hukum.
Seorang pelajar berusia 17 tahun berinisial R diduga membawa bom rakitan yang kemudian diledakkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat.
Kepada polisi, pelaku mengaku belajar merakit bom melalui internet. Proses perakitan dilakukan di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahan-bahan pembuat bom dibeli melalui aplikasi belanja daring dan dirakit secara mandiri oleh pelaku.
Penyidik menduga aksi peledakan dilatarbelakangi rasa dendam karena pelaku mengaku sering menjadi korban perundungan di sekolah. Meski demikian, motif tersebut masih terus didalami penyidik.
Pihak MAN 3 Padang menyebut terduga pelaku, R, dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Sekolah mengaku tidak pernah menerima laporan mengenai dugaan perundungan yang dialami pelaku.
Permasalahan yang selama ini menjadi perhatian pihak sekolah justru berkaitan dengan rendahnya tingkat kehadiran R.
Selain itu, R juga tidak pernah tercatat melakukan pelanggaran disiplin maupun terlibat dalam kasus kenakalan di lingkungan sekolah.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi aksi tersebut. Orang tua R juga telah diperiksa untuk kepentingan penyelidikan.
Baca Juga Karhutla Kalbar, BPBD Kerahkan Heli 'Water Bombing' untuk Jangkau Titik Api | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/680748/karhutla-kalbar-bpbd-kerahkan-heli-water-bombing-untuk-jangkau-titik-api-kompas-siang
#bomrakitan #padang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/680749/kasus-ledakan-bom-rakitan-di-sekolah-polisi-pastikan-tak-terkait-jaringan-terorisme-kompas-siang