:

Saut Situmorang Kritik Sikap Pimpinan KPK di Kasus Eks Jampidsus: Anda Bukan Polisi Lagi | SATU MEJA

4 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua KPK periode 2015–2019, Saut Situmorang, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya mengambil peran lebih aktif dalam mengawal penanganan kasus Eks Jampidsus FA yang tengah menjadi perhatian publik.

Menurut Saut, sistem SPDP Online sejak awal dibangun agar KPK dapat memantau dan mengawasi penanganan perkara korupsi di seluruh Indonesia, termasuk mengetahui kendala yang dihadapi aparat penegak hukum.

Namun, Saut menyayangkan respons KPK yang menurutnya justru terkesan menjaga jarak sejak awal.

Ia menilai berbagai penjelasan yang disampaikan justru memunculkan kecurigaan publik terhadap komitmen KPK dalam mengawal perkara tersebut.

Saat ditanya apakah sikap KPK menunjukkan adanya rasa takut, Saut tidak sepakat. Namun ia menilai terdapat perubahan nilai dibandingkan KPK pada masa awal berdiri.

Saut mengenang, keberanian menjadi karakter utama KPK ketika dirinya masih menjabat sebagai pimpinan lembaga antirasuah.

"Kalau dulu kan zaman dulu memang di KPK itu kata berani itu paling depan. Sekarang kita nggak bilang dia penakut... Ya, confused."

Saut bahkan mengutip komitmen Presiden dalam pemberantasan korupsi sangat tegas untuk mengejar koruptor sampai ke Antartika.

Saut menegaskan bahwa pimpinan KPK harus menjalankan sumpah jabatan secara independen, tanpa dipengaruhi latar belakang institusi asal.

 

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar. 

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/mX5rYEg9mAc 

 

#jampidsus #korupsi #kejaksaan 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/680703/saut-situmorang-kritik-sikap-pimpinan-kpk-di-kasus-eks-jampidsus-anda-bukan-polisi-lagi-satu-meja

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke