Peneliti keamanan siber mengungkap dugaan operasi terkoordinasi Iran untuk melacak lokasi personel militer Amerika Serikat di Timur Tengah melalui sinyal ponsel.
Analisis data terbaru menunjukkan adanya lonjakan aktivitas mencurigakan di jaringan telekomunikasi regional sejak pecahnya perang di Iran pada akhir Februari 2026.
Para pelaku diduga memanfaatkan celah keamanan pada protokol telekomunikasi lawas jenis SS7 untuk memperoleh informasi lokasi perangkat yang menjadi target pelacakan.
Seperti apa modusnya?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar Penulis naskah: Salsabila Suseno Narator: Salsabila Suseno Video editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan