:

AS Gagal Dominasi Asimetris Iran: Taktik Trump "Mandek" Lagi, Terjebak Doktrin Perang Teheran

5 hari lalu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dinilai kehilangan cengkeramannya atas Iran setelah serangkaian kebijakan dan retorika yang ia lontarkan terbukti tidak efektif, termasuk pembatalan rencana tarif Selat Hormuz dalam hitungan jam.

Para pengamat mencatat adanya paradoks dalam gaya kepemimpinan Trump yang cenderung mendikte negara lain, namun gagal total saat menghadapi Teheran. Kurangnya masukan kritis dari staf di lingkaran terdekat membuat Trump terus mengandalkan asumsi keliru bahwa serangan udara dan tekanan media sosial dapat meruntuhkan rezim Iran, sebuah strategi yang menurut para ahli telah terbukti usang secara historis.

Di sisi lain, Iran justru melakukan pergeseran doktrin militer secara drastis dari defensif menjadi ofensif melalui operasi "Nasr", dengan menanggalkan pola menunggu ancaman dan kini lebih memilih untuk bergerak lebih dulu. Dengan didukung keyakinan bahwa serangan udara semata tidak akan pernah mampu memenangkan perang, Iran terus menekan Amerika Serikat di berbagai lini, mulai dari ancaman di Selat Hormuz hingga serangan balasan ke fasilitas militer.

Ketergantungan Amerika Serikat pada kekuatan udara yang sudah gagal di berbagai konflik masa lalu kini menempatkan posisi Trump dalam situasi sulit, karena rumusnya untuk menundukkan Iran tidak menemukan celah keberhasilan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Chariots of War - Aakash Gandhi

#global #perang ##kompascomlab #Iran #Trump #TrumpIran #USvsIran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke