Amerika Serikat kembali menggempur Iran untuk malam ketiga berturut-turut pada Selasa, 14 Juli 2026, setelah Presiden Donald Trump memperbarui blokade terhadap Iran di Selat Hormuz dan mengisyaratkan kemungkinan serangan ke situs nuklir Pickaxe Mountain. Tak lama berselang, Iran membalas dengan menyerang target yang berkaitan dengan Amerika di Yordania, Bahrain, dan Kuwait, serta mengklaim menyerang dua kapal tanker Uni Emirat Arab di Selat Hormuz yang menewaskan satu awak kapal dan melukai delapan orang.
Konflik ini dipicu perebutan kendali atas Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan selat tersebut akan tetap ditutup hingga Amerika menghentikan serangannya, sementara harga minyak Brent langsung melonjak ke level tertinggi dalam sebulan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penasaran seperti apa rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Breaking Signal (AI Generated)
#Global #Perang ##cclabs #ASSerangIran #SeranganBalasanIran