Iran disebut telah meretas jaringan seluler di seluruh Timur Tengah untuk melacak lokasi personel dan kontraktor Amerika Serikat (AS) selama perang.
Laporan yang diterbitkan Financial Times (FT) pada Selasa (14/7/2026) ini mengutip data telekomunikasi dari proyek penelitian Mobile Surveillance Monitor dan orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh Narator: Tantri Febrina Maharani Penulis Naskah: Tantri Febrina Maharani Video Editor: Dina Rahmawati Produser: Farid Firdaus