:

Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran di DPR, "Tolak" Nyawa Anak Diganti Kertas Damai

4 jam lalu

Rumah, ibu dari santri korban pembakaran di Lombok, tak kuasa menahan tangis saat hendak menceritakan kematian putranya, Sahril Sobirin.

Melalui kuasa hukumnya, ia meminta keadilan ditegakkan dan memohon Presiden Prabowo mengusut dugaan pembungkaman kasus.

Keluarga korban mengatakan bahwa mereka mempercayakan Sahlil ke pondok pesantren agar menjadi pribadi yang lebih baik bukan untuk disiksa sampai meninggal dunia.


Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Tria Sutrisna

Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih

Video Editor: Aqmal Safa Rifai

Produser: Naufal Noorosa Ragadini


#Hukum #Kriminal #DailyNews #SantriDibakar #SantriLombok #SahrilSobirin #SantriKorbanPembakaran #KomisiIIIDPR 


Artikel terkait: https://nasional.kompas.com/read/2026/07/14/10334091/jeritan-ibu-santri-korban-pembakaran-memohon-presiden-dan-dpr-jangan-biarkan?page=all#page2 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke