Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempersiapkan sistem tarif terintegrasi untuk transportasi umum.
Skema ini dirancang agar masyarakat dapat berpindah moda dengan pembayaran yang lebih mudah, sekaligus mendorong penggunaan angkutan umum di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pembahasan mengenai sistem tiket tersebut sudah dilakukan.
Menurutnya, terdapat dua konsep yang sedang dikaji, yakni tiket berdasarkan segmen atau rute, serta tiket yang terintegrasi antarmoda.
Pramono menjelaskan saat ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih menyusun mekanisme pelaksanaan tarif terintegrasi agar sistem pembayaran dapat diterapkan secara efektif di berbagai layanan transportasi umum.