Israel mengumumkan akan mengadakan pemilihan umum atau Pemilu pada 27 Oktober 2026. Hal tersebut diungkapkan parlemen Israel atau Knesset pada Minggu (12/7/2026).
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pun mengungkapkan keinginannya untuk berkuasa lagi. Pemilu tersebut dipandang sebagai referendum kepemimpinan Netanyahu sejak perang di Gaza meletus.
Netanyahu telah menyatakan niat memenangkan pemilihan. Ia menilai pemilihan ini merupakan panggung penentu dalam kehidupan politiknya.
Dalam beberapa hari terakhir, Pemerintahan Netanyahu, yang disebut koalisi sayap kanan paling ekstrem dalam sejarah Israel, telah berupaya memperkuat aliansi untuk memasuki pemilu dari posisi kuat.
Bahkan, sejak Juni 2026, Netanyahu mengatakan dirinya ingin membentuk pemerintahan nasional yang luas.